PASURUAN – Polres Pasuruan memastikan kesiapan pengamanan arus mudik dan perayaan Idul Fitri melalui pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2026. Dalam operasi tahunan tersebut, polisi menyiapkan tujuh pos pengamanan serta menerjunkan ratusan personel gabungan dari berbagai instansi.
Kesiapan tersebut ditandai dengan apel gelar pasukan yang dipimpin langsung Kapolres Pasuruan, AKBP Harto Agung Cahyono. Apel diikuti personel Polri, TNI, serta unsur pemerintah daerah dan stakeholder terkait.
Kapolres Pasuruan menegaskan bahwa apel gelar pasukan menjadi momentum penting untuk memastikan kesiapan personel, sarana, dan prasarana sebelum Operasi Ketupat Semeru digelar.
“Operasi ini bertujuan memberikan rasa aman kepada masyarakat selama arus mudik hingga perayaan Idul Fitri. Seluruh personel harus siap memberikan pelayanan terbaik,” ujarnya.
Dalam pelaksanaannya, Polres Pasuruan akan menempatkan tujuh pos yang terdiri dari pos pengamanan dan pos pelayanan di sejumlah titik strategis. Pos-pos tersebut difungsikan untuk membantu pengaturan lalu lintas, memberikan pelayanan kepada pemudik, serta mengantisipasi potensi gangguan keamanan.
Selain pengamanan jalur mudik, petugas juga akan meningkatkan patroli di kawasan permukiman yang ditinggalkan warga saat mudik. Langkah ini dilakukan untuk mencegah tindak kriminalitas seperti pencurian rumah kosong.
Operasi Ketupat Semeru 2026 sendiri akan berlangsung selama beberapa hari ke depan dengan fokus pada pengamanan jalur utama, tempat ibadah, pusat keramaian, hingga lokasi wisata yang diperkirakan mengalami lonjakan pengunjung selama libur Lebaran.
Dengan sinergi antara aparat keamanan dan instansi terkait, Polres Pasuruan berharap pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2026 dapat berjalan aman, tertib, dan kondusif sehingga masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan nyaman.