BANGKALAN, Radarjatim.my.id – Kapolres Bangkalan AKBP Wibowo memimpin langsung kegiatan penanaman bibit mangrove di pesisir Pantai Gebang, Rabu (22/4/2026). Aksi ini menjadi bagian dari upaya preventif untuk menekan laju abrasi yang mengancam garis pantai di wilayah tersebut.
Kegiatan tersebut melibatkan personel Polres Bangkalan bersama masyarakat setempat. Penanaman mangrove dipilih karena dinilai efektif dalam menjaga kestabilan pesisir. Akar mangrove mampu menahan hempasan ombak, memperlambat arus air, serta mengurangi pengikisan tanah.
“Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen kami dalam menjaga ekosistem pesisir Bangkalan. Mangrove tidak hanya berfungsi sebagai penahan abrasi, tetapi juga menjadi habitat berbagai biota laut yang bernilai ekonomi bagi masyarakat,” ujar Wibowo.
Ia menambahkan, kondisi geografis Bangkalan yang memiliki garis pantai panjang membuat wilayah tersebut rentan terhadap dampak perubahan iklim, termasuk abrasi dan kenaikan permukaan air laut. Karena itu, langkah-langkah preventif dinilai perlu terus diperkuat.
Kepala Desa Gebang, Syaiful, menyatakan bahwa keberadaan mangrove memiliki peran penting bagi keselamatan wilayah pesisir. Menurutnya, tanaman tersebut mampu menghambat proses pengikisan tanah oleh air laut sekaligus menjaga keberlangsungan daratan.
“Mangrove ini sangat vital untuk menghambat abrasi dan menjaga wilayah daratan agar tidak terkikis air laut. Ini menyangkut keamanan warga kami,” katanya.
Upaya penanaman mangrove ini diharapkan dapat mendorong partisipasi lebih luas dari berbagai pihak dalam menjaga kelestarian lingkungan pesisir, khususnya di wilayah Bangkalan.